SMP Muhammadiyah 1 Sekampung Udik kembali menggelar FESPAMU 5 (Festival Pelajar Muhammadiyah) sebagai ajang kreativitas dan silaturahmi pelajar pada Rabu, 4 Februari 2025. Kegiatan yang berlangsung di Komplek Perguruan Muhammadiyah Mengandungsari ini diikuti siswa siswa SD/MI se-Kecamatan Sekampung Udik. Festival tahunan ini menjadi wadah pengembangan bakat sekaligus penguatan karakter pelajar yang berakhlak, berprestasi, dan berkemajuan.
Acara pembukaan berlangsung meriah dan sarat nilai budaya. Penampilan Tari Sigeh Pengunten, pembacaan puisi, tari kreasi Pandu Hizbul Wathan, hingga demonstrasi Pencak Silat Tapak Suci sukses memukau para hadirin. Suasana edukatif dan menggembirakan terasa kuat, mencerminkan semangat kolaborasi serta kreativitas generasi muda masa kini.
Memasuki acara inti, berbagai perlombaan digelar dengan antusiasme tinggi. Lomba LCT, Musabaqah Hifdzil Qur’an, Mini Soccer, dan Gobak Sodor menjadi daya tarik utama yang melibatkan siswa SD/MI. Selain mengasah kecerdasan akademik dan sportivitas, kegiatan ini juga melatih keterampilan abad 21 seperti kerja sama tim, komunikasi, dan percaya diri.
Kepala SMP Muhammadiyah 1 Sekampung Udik, Yudi Hermanto, S.Pd., menyampaikan bahwa FESPAMU 5 merupakan kelanjutan dari festival-festival sebelumnya yang selalu dinantikan. “Kegiatan ini bukan sekadar lomba, tetapi ruang tumbuh bagi kreativitas dan karakter pelajar. Kami berharap FESPAMU dapat terus terlaksana dan berkembang lebih baik lagi tahun depan,” ujarnya.
Salah satu panitia kegiatan Sapta Kartika ,menuturkan bahwa persiapan dilakukan secara kolaboratif antara guru dan siswa. “Kami belajar mengatur acara, bekerja dalam tim, bahkan memanfaatkan media digital untuk publikasi. Ini pengalaman berharga bagi kami,” ungkapnya penuh semangat. Kegiatan ini pun memberikan dampak positif dalam membangun keberanian, kemandirian, dan jiwa kompetitif yang sehat pada para peserta.
Melalui FESPAMU 5, sekolah berharap semangat belajar, kreativitas, serta nilai-nilai keislaman dan kemuhammadiyahan semakin tumbuh di kalangan pelajar. Festival ini diharapkan terus menjadi agenda inspiratif yang mempererat persaudaraan sekaligus melahirkan generasi muda yang unggul, literat, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (Md)

