LAMPUNG TIMUR – Dalam rangka memperdalam pemahaman keagamaan sekaligus memberikan bekal keterampilan praktis bagi warga, Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Mrandung Jaya kembali menyelenggarakan Kajian Rutin Malam Selasa. Kegiatan yang penuh khidmat ini dilaksanakan di Musholla Al Hidayah 1, Desa Gedungwani, Lampung Timur.
Berbeda dari biasanya, kajian kali ini mengangkat tema yang sangat krusial namun seringkali dianggap berat oleh sebagian orang, yakni Pemulasaran Jenazah. Tema ini dipilih untuk memastikan jamaah memiliki kesiapan mental dan ilmu syar'i saat menghadapi kematian di lingkungan keluarga maupun tetangga.
Hadir sebagai pemateri utama, Bapak Misdar dan Bapak Subandi. Keduanya secara bergantian memaparkan materi mulai dari tata cara memandikan, mengkafani, hingga menyalatkan jenazah sesuai dengan tuntunan Himpunan Putusan Tarjih (HPT) Muhammadiyah.
"Mengurus jenazah adalah fardu kifayah. Namun, pelaksanaannya harus dilakukan dengan penuh adab dan sesuai sunnah. Kita ingin warga Muhammadiyah di Mrandung Jaya tidak canggung lagi dan bisa mandiri dalam melaksanakan tugas mulia ini," ujar Bapak Misdar di sela-sela pemaparan.
Kajian rutin ini tidak hanya dihadiri oleh jajaran Pleno PRM Mrandung Jaya, tetapi juga diikuti dengan antusias oleh warga jamaah sekitar. Diskusi berlangsung interaktif, di mana banyak jamaah yang mengajukan pertanyaan teknis terkait kendala yang sering ditemui di lapangan.
Partisipasi aktif dari jajaran pimpinan dan warga ini menunjukkan soliditas gerakan dakwah di tingkat akar rumput (ranting). Selain sebagai sarana tholabul ilmi, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi untuk mempererat ikatan persaudaraan antarwarga Muhammadiyah di Desa Gedungwani.

