Giat Persyarikatan

PC Aisyiyah Sekampung Udik Gelar Festival Bunda Sholehah II, Songsong Ramadhan dengan Semangat Cerdas dan Bahagia

Sekampung Udik — Pimpinan Cabang (PC) Aisyiyah Sekampung Udik kembali menggelar Festival Bunda Sholehah II sebagai bagian dari ikhtiar memperkuat ukhuwah, spiritualitas, dan peran strategis perempuan Aisyiyah dalam menyongsong bulan suci Ramadhan. Kegiatan ini berlangsung penuh semangat dan energi positif dengan mengusung tema “Bunda Aisyiyah Cerdas Mencerdaskan, Bahagia Membahagiakan.”

Festival yang telah memasuki tahun kedua ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus wahana pembinaan bagi para Bunda Aisyiyah untuk menata hati, memperkuat peran keumatan, serta menyiapkan diri secara spiritual menjelang Ramadhan. Suasana kegiatan berlangsung khidmat namun hangat, mencerminkan semangat kebersamaan dan nilai-nilai Islam berkemajuan.

Ketua PCA Sekampung Udik, Yeni Sulistiyani, M. Pd. dalam sambutannya, menegaskan bahwa tema yang diangkat memiliki makna mendalam. 

“Bunda Aisyiyah adalah madrasah pertama atau al-madrasatul ula bagi anak-anak dan lingkungan sekitarnya. Namun, menjadi cerdas saja tidak cukup. Kecerdasan itu harus ditransformasikan menjadi energi untuk mencerdaskan, menanamkan ilmu, adab, serta nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya. 

Selain itu, aspek kebahagiaan juga menjadi penekanan utama. Bunda yang bahagia diyakini mampu menghadirkan suasana rumah yang menenangkan dan penuh keberkahan. Dari ketenangan ibadah dan rasa syukur, lahirlah energi positif yang membahagiakan keluarga serta lingkungan sekitar, sehingga Ramadhan dapat disambut dengan hati yang lapang dan penuh kegembiraan.

Nurul Juwariyah selaku narasumber pada tausiyah Songsong Ramadhan kali ini, ia menyampaikan bahwa Ramadhan merupakan bulan diturunkannya Al-Qur'an sebagai petunjuk bagi manusia. 

 "Ramadhan adalah bulan diturunkannya Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia. Maka sangat sayang jika Ramadhan kita berlalu tanpa kedekatan dengan Al-Qur’an. Tidak perlu target yang berat. Yang penting istiqamah. Misalnya, satu hari 1 halaman, atau 2–4 halaman setelah shalat atau satu juz dalam beberapa hari. Sedikit tapi rutin lebih Allah cintai daripada banyak tapi hanya di awal saja. Meniatkan bahwa membaca Al-Qur’an bukan karena mengejar khatam semata, tapi karena ingin mendapat keberkahan dan ketenangan hati," ungkapnya.

Festival Bunda Sholehah II ini juga diramaikan dengan berbagai cabang perlombaan yang bersifat edukatif, spiritual, dan kreatif. Adapun cabang perlombaan yang diselenggarakan meliputi doa harian, hafalan hadis, hafalan Surah Al-Baqarah ayat 183 dan 184, pembuatan karya dari botol bekas, pidato, serta praktik salat berjamaah. Seluruh cabang lomba dirancang untuk mengasah kemampuan keagamaan, kreativitas, serta keteladanan para peserta.

Melalui kegiatan ini, PC Aisyiyah Sekampung Udik berharap Festival Bunda Sholehah tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga menjadi media fastabiqul khairat dalam meningkatkan kualitas keimanan, kecerdasan, dan kebahagiaan para Bunda Aisyiyah. Apresiasi turut disampaikan kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras menyukseskan pelaksanaan festival tahun kedua ini.

Festival Bunda Sholehah II menjadi bukti komitmen Aisyiyah dalam terus menghadirkan gerakan dakwah yang membumi, memberdayakan, dan membawa keberkahan bagi keluarga serta masyarakat luas.

logoheadermuhiddesktop min

OFFICE

Gedung Da'wah Muhammadiyah Lampung Timur

Desa Sukadana Ilir Kecamatan Sukadana Kabupaten Lampung Timur

369321
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
130
38
375
368561
1636
3866
369321
Your IP: 216.73.216.157
28-03-2026
© Pimpinan Daerah Muhammadiyah Lampung Timur Powered By Rubelmu.id

Rubid.id by Rubid.id